Cintaku adalah kekuasaan.
Kekuasaan untuk memilikimu seutuhnya.
Memilikimu adalah kendaraan.
Kendaraan menggapai apa yang kutuju. Continue reading
Saya bernyanyi dan menyadari bebunyian yang keluar bak dengungan lebah walau kadang-kadang nada yang dihasilkan meleset jauh dari harapan. Saya bercermin dan melihat kebotakan dini hingga jidat semakin lebar, terbayang landasan pesawat terbang untuk mendarat. Saya membaca lowongan pekerjaan pembaca berita televisi dan pura-pura alpa tubuh yang berdiri tegak tidak cukup mumpuni mencapai hingga 170 cm. Continue reading
Aku merasakan getirnya rasa sedih yang memamah hati lagi berulam jantung. Sedih yang mengikat hingga tercekat menganak benci yang tak berujung. Benci padamu, benci pada lakumu, benci pada pilihan hidupmu. Pilihan hidupmu membuat ku benci, benci, benci dan benci padamu. Continue reading
Sebelum indekost di lingkungan Margonda Raya Depok, saya sebelumnya menumpang tinggal di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia Depok[1]. Bagi mahasiswa perantau dari luar pulau jawa bertampang malayu juga dangdut seperti saya, asrama adalah tempat yang pas untuk dijadikan modal awal mengenal dunia lebih luas. Pernyataan ini tak main-main saya kira. Sebabnya jelas, asrama itu laiknya miniatur dunia (khususnya Indonesia) yang sangat menakutkan juga mengagumkan. Mengerikan sekaligus mengharukan. Indah sekaligus suram. Continue reading
Dan dia bilang hari ini mau ke luar kota sendiri, tak mau ditemani. Mencari pencerahan, merenung, melamun, mencatat apa yang tak terlihat, membuang apa yang bisa dilihat. Ia berkata demikian dengan mimik wajahnya yang selalu datar. Continue reading
/I
Aku membaca setiap gurat kisahmu di laman yang kau bingkai sedemikian indahnya. Tema yang kau gunakan selalu becorak ceria, sebahagia ketika aku menatapnya lama-lama. Tiap hari, tiap pekan, tiap luna yang berganti, kisah-kisahmu jualah yang selalu kutunggu dengan tergesa. Continue reading
Saya kira sudah lama tidak membicarakan hal-hal yang manusiawi di blog yang saya cintai ini. Bayangkan hampir 90 % tulisan disini kata sebagian orang yang membacanya, tak faham apa isinya, siapa si aku dan si aku sedang membicarakan siapa dan sebagian pembaca yang budiman ini menyimpulkan tulisan saya jelek. Continue reading