archives

Arsip untuk

#2 Napak Tilas: Ini Medan Bung!

Saya akhirnya mencium udara Medan yang panas, setelah dilanda gerogi berat di kapal terbang. Di sudut jalan, wajah-wajah petinggi partai politik tersenyum bahagia memamerkan giginya yang putih laiknya iklan pasta gigi. Di sudut jalan yang lain, wajah petinggi partai ini dinodai oleh lumpur yang mungkin dilempar oleh anak-anak muda yang sedang badung-badungnya. Tapi mereka adalah politisi tangguh yang tetap tersenyum sumringah walau lumpur menodai wajahnya. Luar biasa. Continue reading »

#1 Napak Tilas: Gerogi Pulang

Sudah lama saya tidak merasakan gerogi berat seperti ini, terakhir terjadi ketika mengucapkan kata-kata picisan (yang sekarang terdengar banal) sebagai ungkapan cinta pertama kepada anak gadis orang. Gerogi ini mungkin disebabkan karena saya akhirnya bisa pulang  jua, setelah 4 tahun lebih merantau ke negeri orang. Continue reading »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 397 pengikut lainnya.