Hikayat bertautan

Saya adalah orang yang senang menyambung-nyambungkan segala sesuatu, seperti kanak berjiwa senja yang punya obsesi banal menyusun keping-keping ingatan yang benar-benar ada sampai ingatan yang terdistorsi karena manipulasi. Gawatnya saya sering tergoda untuk tak mau menyelesaikan kenangan itu dalam satu tulisan, seperti-sepertinya tak cukup

Maka mulailah saya latah membuat catatan-catatan itu sambung menyambung dalam setiap babakan. Untuk itulah laman ini saya buat agar mudah kiranya menyusuri keping yang sambung menyambut itu. Semoga ini membantu kawan semua. :)

Kejahatan bocah melayu:

babak pertama

babak kedua

babak ketiga

babak perpanjangan

babak perpanjangan tambahan

Ketika aktor politik turun gunung:

celotehan awalan

celotehan tengahan

akhir celotehan

Halusinasi kala jingga:

kabut pagi

kabut malam

Dramatisasi fragmen rutinitas kembar:

fragmen satu
fragmen dua

Bukan saya:

Ia

mereka

kalian

Misi suci pencarian jati diri:

masih pertama

Skripsi:

1. kualitatif

2. kuantitatif

Hikayat sebelum lelap:

1. takut

2. rajukan

3. kue bantat

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 397 pengikut lainnya.