Marwah Bangsa Melayu

sebuah igauan…

where_rain_grows_by_x_horizonMasih seperti dulu…

Dalam remang memori kosong ini…

Ketika tangannya masih memegang peneduh tubuhnya…

Diselangi  seyum sendu itu…

Dan selalu sayu melihat buliran-buliran dari langit…


Masih seperti dulu…

Dalam memori yang sudah mulai usang ini…

Dia yang selalu bertanya,

Mengapa aku selalu menunggu datangnya tetesan itu..

Dan selalu bahagia jika basah olehnya..

Masih seperti dulu…

Dalam igauan tentangnya..

Yang telah ia kemasi,

Dan  ia bawa pergi

Kini hanyut oleh putaran waktu.

laut

About upik

Bujang Melayu.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: