Cengengesan Banalisme, Petuah Bijak nan Bestari

Begadang, Jangan Begadang!

“Kalau terlalu banyak begadang, muka pucat karena darah berkurang…”

(Rhoma Irama: Begadang)

Belakang ini saya terpaksa harus begadang karena sulit tidur. Ini terjadi karena teman sebelah kamar indekost sedang terserang penyakit gila tahun 2010: menyanyi di tengah malam sampai adzan subuh.😦

Jikalau suaranya merdu tak jadi masalah. Akan tetapi jenis suara  teman sebelah kamar indekost saya ini selevel dengan ledakan buang angin yang membahana ke penjuru dunia.:mrgreen:

Sebenarnya ingin saya marahi tapi tak sampai hati kerena ia sedang latihan guna mengikuti kontes menyanyi di tipi: Indonesian odol.😆

Gelagelagela~

Nah itu yang menjadi masalah bagi saya sekarang, efek dari begadang ini terlihat jelas yaitu mata beler, sering membuka mulut (menguap) dan tidak fokus ketika kuliah.

Saya bertekad tidak akan mau dipaksa begadang lagi karena  sungguh mengganggu kestabilan jiwa dan raga. Apalagi setalah saya baca Koran Tempo hari minggu tadi.

Dari artikel yang saya baca di Koran Tempo hari minggu. Efek negatif begadang sungguh sangat berbahaya:

-Melemahkan antibodi

-Rentan terkena diabetes

-Meningkatkan stress

-Memicu rasa gelisah

-Wajah terlihat lebih tua

-Beresiko tinggi terkena kanker hati!

Dalam artikel itu dijelaskan berdasarkan penelitian Natonal Taiwan Hospital pada tahun 2009, diketahui pada pukul 21.00 s.d 23.00 merupakan masa pembuangan zat-zat beracun (detoksin) di sistem antibodi. Pukul 23.00 s.d 01.00 merupakan masa detoksin di hati. Pembuangan ini berlanjut dengan menggilir organ-organ pencernaan yang lain hingga pukul 07.00.

Nah~ Dengan begadangnya seseorang, proses pembuangan zat beracun akan terganggu dan menumpuk di dalam tubuh.

Singkatnya jika zat beracun itu menumpuk akan merusak organ hati ( yang mempunyai tugas mulia yakni menetralkan racun dalam tubuh) karena harus bekerja ekstra tanpa gaji lembur.😆

Jadi tepatlah kiranya petuah Bang Haji Rhoma dalam salah satu balada yang sempat menggoyang dunia;

“Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya…”

About upik

Bujang Melayu.

Diskusi

10 thoughts on “Begadang, Jangan Begadang!

  1. Huahahahahaha…😆

    …jenis suara teman sebelah kamar indekost saya ini selevel dengan ledakan buang angin yang membahana ke penjuru dunia

    Jahat amat…:mrgreen:

    Nah, memang tubuh kita ini didesain untuk tidur malam hari, kok malah beraktivitas di waktu malam? Ya akibatnya tubuh bisa rusak.🙂

    Posted by Asop | 26 April 2010, 7:32 AM
  2. oh…ini blognya ka opik
    hehee…..seperti biasa unik!

    Posted by mariam avi | 13 Mei 2010, 8:02 AM
  3. hmm … nice posting …

    ^_^

    Posted by Shafiqah Treest | 17 Mei 2010, 3:31 PM
  4. Wah… Info bagus yang suka Begadang neh, mau sehat..yah harus cukup tidur

    Posted by Asrul | 4 Juni 2010, 9:35 AM
  5. wajah terlihat lebih tua?
    waduh….ckckckckc

    *permisi mampir…

    Posted by puspa widya kencana S.G | 8 Juni 2010, 1:49 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: