Cengengesan Banalisme

Namanya Djoni

Namanya Djoni. De, je, en dan i. De-jo-ni. Dengan D kapital. Tubuhnya gempal karena makannya lahap dan rajin tidur siang. Ketika ia tidur siang tak ada yang bisa membangunkannya kecuali bebauan masakan ibuku.

 

Djoni suka ikan goreng dan nasi ditambah sedikit kecap. Makannya ribut dan tak tenang. Selalu terburu-buru.

Kadang-kadang Djoni suka dengan buncis mentah dan tomat ranum. Namun jangan sekali-kali kau memberinya saus tomat. Kau akan diejek karena saus tomat mengandung pewarna dan pengawet, itu dia tak suka.

Matanya bulat, mampu menerobos dalam kegelapan. Ketika mati lampu semua di rumah ini panik, Djoni tenang-tenang saja. Tak peduli toh ia bisa melihat dalam kegelapan.

Djoni malas mandi, takut air katanya. Ibukulah yang sering memandikannya. Cih, manja sekali.

Kumisnya sudah mulai tumbuh.  Dulu aku sempat iseng memotongnya, saat ia tidur siang. Diam-diam kuambil gunting di laci kamar ibuku dan crot ku gunting, putuslah kumisnya. ha ha ha

Dan hasilnya ia ngambek tak mau makan 1 hari, ya SATU HARI. Akhirnya aku diomeli sehari suntuk oleh ibuku. Terpuji.

*

Namanya Djoni. De, je, en dan i. De-jo-ni. Dengan D kapital. Tubuhnya gempal karena makannya lahap dan rajin tidur siang. Ketika tidur siang hanya bebauan masakan ibuku yang mampu membangunkannya.

Perkenalanku dengannya setahun yang lalu di dapur ketika otak kriminalku berencana mengeksekusi coklat batangan kakakku tanpa permisi.

Ibu: Dek, ini perkenalkan namanya Djoni.

Aku: Halo jon.

Ibu: Huss, Djoni. De , je, en dan i. De-jo-ni. Dengan D kapital.

Aku: Ooh.

Ibu: Ayo kenalan.

Aku: Halo. Djoni. De, je, en dan i. De-jo-ni. Dengan D kapital.

Djoni: (diam)

Aku: Loh kok diem?

Djoni: (masih diam)

Aku: Halooooo Djoni. De, je, en dan i. De-jo-ni. Dengan D kapital!

Djoni:😯

**

Namanya Djoni. De, je, en dan i. De-jo-ni. Dengan D kapital. Tubuhnya gempal karena makannya lahap dan rajin tidur siang. Ketika ia tidur siang tak ada yang bisa membangunkannya kecuali bebauan masakan ibuku.

Djoni memiliki rencana-rencana kriminal yang tak kuketahui. Kau tentunya masih ingat skandal pemotongan kumisnya. Nah, seminggu setelahnya, sore-sore ketika bagun dari tidur siangku. Entah mengapa tercium aroma amis.

Setelah kutilik-tilik bau amis itu berasal dari rambutku. Kutanya pada ibuku siapa yang masuk ke kamarku. Ibu melirik yang sedang tidur-tiduran. Dan yang tidur-tiduran, pura-pura tak mendengar.

Djoni adalah tersangka kriminal. Ia balas dendam dengan cara menunggu situasi reda dan disaat korban lengah. Bahkan ia rela tak tidur siang demi mengencingi kepalaku. Sungguh terlalu!

***

Namanya Djoni. De, je, en dan i. De-jo-ni. Dengan D kapital. Tubuhnya gempal karena makannya lahap dan rajin tidur siang. Ketika tidur siang hanya bebauan masakan ibuku yang mampu membangunkannya.

Djoni tak beragama. Namun ia mempunyai rasa toleransi dengan orang beragama yang tinggi.

Saat kami sekeluarga bangun lewat tengah malam guna bersantap sahur. Ia akan ikutan bagun dan bersantap sahur. Seharian kami berpuasa, ia akan seharian pula berpuasa.

Saat kami sekeluarga berbuka puasa dengan yang manis-manis. Ia akan berbuka juga dengan segelas susu coklat manis yang disediakan oleh ibuku.

Saat ibuku mengaji, Djoni menonton Televisi.

Saat aku menonton Televisi, Djoni menyimak ibuku mengaji.

Saat aku mengaji. Ibuku dan Djoni menonton Televisi.

****

Namanya Djoni. De, je, en dan i. De-jo-ni. Dengan D kapital. Tubuhnya gempal karena makannya lahap dan rajin tidur siang. Ketika ia tidur siang tak ada yang bisa membangunkannya kecuali bebauan masakan ibuku.

Ketika kau siang-siang bertandang ke dapur rumahku, kau lihat ada kucing gendut yang sedang tidur pulas. Maka jangan kau panggil ataupun kau toel-toel, nanti kau kecewa karena kau diacuhkan.

Sebab Namanya Djoni. De, je, en dan i. De-jo-ni. Dengan D kapital. Tubuhnya gempal karena makannya lahap dan rajin tidur siang. Ketika tidur siang hanya bebauan masakan ibuku yang mampu membangunkannya.

About upik

Bujang Melayu.

Diskusi

6 thoughts on “Namanya Djoni

  1. Lucu sumpah

    Posted by iif | 8 Agustus 2011, 9:13 PM
  2. namaku Djoni. dari kecil aku orangnya blak-blakkan…hehe. menghibur, sambil ngabuburit.

    Posted by ryan | 10 Agustus 2011, 3:39 PM
  3. based on true story yah?

    Posted by maldearin | 27 Agustus 2011, 8:37 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: