Pemantik

Teruntuk:

Aku merasakan getirnya  rasa sedih yang memamah hati lagi berulam jantung. Sedih yang mengikat hingga tercekat menganak benci yang tak berujung. Benci padamu, benci pada lakumu, benci pada pilihan hidupmu. Pilihan hidupmu membuat ku benci, benci, benci dan benci padamu.

Aku benam pilihan yang membalikkan badan padanya yang ingin bersinar. Lebih mudah membuat ku padam biar ia belajar pijar. Tahukah, ia perlu sentuhan-sentuhan hingga mengalirkan nafas perubahan. Nafas perubahan tak sedang di awang-awang, ia ada di tampuk tangan:

Mengkerut nian si bunga rampai//bunga rampai patah bercabang//Tanganmu kini sudah melambai//melambai padaku yang telah malang.

Bunga rampai patah bercabang//patang bercabang diinjak sapi//Melambai padaku yang sudah malang//kepalang sudah kau tetap pergi.

Patah bercabang diinjak sapi//sapi mengamuk berkulit kusam//Mengapa hatimu tak mau bertepi//hingga jiwaku berlabuh karam.

Sapi mengamuk berkulit kusam//berkulit kusam berbelang tengah//Hidupku kini sudah muram//sampai lara mengering punah.

About upik

Bujang Melayu.

Diskusi

12 thoughts on “Teruntuk:

  1. cieeee, teruntuk siapaaa tuuuh #komentarpenting

    Posted by bengkelbudaya | 23 Oktober 2011, 1:57 PM
  2. diapain sama aminah sampe sedih begitu?:mrgreen:

    Posted by saya | 23 Oktober 2011, 8:23 PM
  3. ouch! sentimentil sekali😛

    Posted by Anita Rosalina Safri | 25 Oktober 2011, 10:53 AM
  4. Salut sama tulisan ini.
    Secara tidak langsung, sudah menghidupkan kembali diksi yang jarang dipakai.
    Semangat terus buat berkaryanya, mas.

    Posted by sulunglahitani | 25 Oktober 2011, 10:36 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: