Kontemplasi

Sebuah tanya

Kini tibalah pada satu pertanyaan: mengapa saya harus mendo’akan orang lain, sedang sampai saat ini saya ragu do’a saya masih diterima atau tidak.

Dan saya sampai pada titik kegelisahan, kepada siapa sebenarnya saya berdo’a:

kepada akun twitter,

kepada akun facebook,

kepada akun tumblr,

kepada akun wordpress.

Lalu sampai kapan saya harus berdo’a, mengucapkan keselamatan ketika orang lain ulang tahun, kawin, beranak, hari raya, tahun baru, kematian.

Tuhan begitu dekat namun begitu jauhnya. Ia ada dimana-mana tapi ia tak ada dimana-mana. Tuhan selalu sendiri namun manusia selalu berkumpul laiknya makhluk komunal. Lalu akankah Ia hadir dalam keramainnya?

Mungkin Sherlock Holmes benar dan begitu yakin ketika ia berkata,

“Alone is what i have, alone protects me.”

Kesendirian yang melindungi, dalam kesendirian ada pengetahuan, pengalaman, kesadaran baru saat merasakan kehadiran-Nya. Maka saat itulah saya yakin diterima atau tak diterimanya do’a bukan sebuah tanya lagi.

About upik

Bujang Melayu.

Diskusi

One thought on “Sebuah tanya

  1. Seseorang yang berada di depan layar komputer mengangguk-angguk…

    Posted by Ahadiyoso | 16 Januari 2013, 12:05 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: