Pemantik, Uncategorized

Sadar tak sadar

Rasa-rasanya tersesat di hutan. Berlari diburu takut bergumul letih. Terduduk mendongak pohon-pohon yang kokoh, menjulang ke langit, berteduh dibawahnya. Sesekali menguap tanya, “Ini dimana?”

Rasa-rasanya tenggelam di laut mati. Menghirup megap-megap airnya, haus semakin haus. Kembung dan tetap mengapung.

Rasa-rasanya ada di luar angkasa. Melayang-layang. Kesana. Kemari. Tiada suara. Sunyi.

Rasa-rasanya masih berbaring di kamar. Riak-riak tirai disapu angin. Warna dinding yang kian redup. Gemeretak ubin diinjak. Langit-langit yang petak-petak.

Dimanakah saya?

Itu, saya tergolek hampir lelap.

About upik

Bujang Melayu.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: